Skip to content

Penilaian Akreditasi 5 Pelayanan (Bagian I)

09/06/2012

Senin-Rabu, 28-30 Mei 2012 menjadi momen yang cukup penting dan bersejarah bagi RS. Mawaddah Medika Mojokerto. Penantian yang panjang sejak tahun 2009 akhirnya dapat dilaksanakan juga. Meskipun berbagai kendala serta aral yang tak terkira selalu saja menghampiri. Namun alhamdulilah dengan segala kemurahanNya, fase yang melelahkan sekaligus menantang itu dapat terlewati.

Bagai sebuah tim sepakbola, Tim Akreditasi RS. Mawaddah Medika menempuh jenjang seleksi, latihan, uji coba (sparing partner) sampai berulang kali. Diawali sejak RSMM diresmikan sudah menjadi agenda wajib di tahun 2012 untuk melaksnakan akreditasi 5 pelayanan. Berbagai pelatihan tentang akreditasi, sampai dengan mendatangkan tim pelatih, pembimbing teknis, kunjungan lapangan dilakukan tanpa kenal lelah.

Dengan jumlah tim yang bisa dihitung dengan jari, menyesuaikan juga dengan jumlah SDM yang dimiliki dan didukung penuh oleh Direktur RSMM, dr. Hj. Sihawati Wilujeng, 5 orang ketua tim pokja Arifin (Admen), dr. Mita (Yanmed), dr. Yayah (Gadar), Heny Tri (Keperawatan), dr. Aning (RM) dan seluruh komponen anggota tim serta seluruh karyawan RS. Mawaddah Medika, berjibaku untuk menyiapkan seluruh perangkat penilaian.

Tidak lupa komitemen dari pemilik PT Wilujeng Abadi Sejahtera yang mendukung penuh, sehingga renovasi besar-besaran pun dilakukan untuk pemenuhan standar yang diharapkan. Sebab prinsip dari RSMM adalah akreditasi sebagai wahana pembelajaran sekaligus peningkatan potensi profesional seluruh jajaran RSMM.

Berbagai pelatihan in-house dan ex-house training dilakukan. Sehinggan hampir 100% karyawan RSMM baik tenaga  medis, paramedis, dan non-medis dilibatkan. Baik sebagai peserta maupun panitia. Hal ini sekaligus secara moril menjadikan seluruh karyawan merasa ikut andil dalam menyukseskan akreditasi tersebut.

Dalam kesempatan open ceremony, Direktur RSMM menyampaikan di depan tiga orang surveior dari Komite Akreditasi Rumah Sakit: dr. H.R. Heru Ariyadi, MPH., dr. Subandi, Sp.A., dan Ns. Nani Hernani, S.Kep.; bahwa tidak ada sesuatu yang instan dalam penyiapan akreditasi RSMM. Mulai dari Komisaris PT. WAS, Direktur sampai dengan tenaga sekuriti, kebersihan dan dapur-pun dilibatkan aktif.

Instrumen hanyalah alat untuk mengukur yang pada prinsipnya, justru diaplikasinya yang memang harus secara terus-menerus ditingkatkan dalam pelayanannya terhadap user. Sebab tanpa mereka, mustahil RSMM bisa tumbuh dan berkembang seperti saat ini.

bersambung…

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: