Skip to content

listrik ‘pet’!

17/11/2009
tags:

sekali lagi. belum selesai kasus cicak dan buaya. ada satu kasus yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kecil. mungkin bagi perusahaan tersebut bukan menjadi masalah. namun menjadi masalah yang cukup rumit bagi pengguna layanan jasanya. listrik!

tepatnya, jumat, 13 nopember 2009 kl. pk. 14.30 wib., dengan sewenang-wenang (sebab tanpa ada pemberitahuan) pln ‘mematian’ aliran listrik di wilayah kec. ngoro kab. mojokerto dan sekitarnya. begitu cepat dan begitu fatal akibatnya bagi kami di unit layanan mesin x-ray.

salah satu alat medis yang amat vital penggunaannya dalam kecepatan dan ketepatan diagnosa pasien rusak. segala sesuatu tentang pemadaman kok tidak diberitahukan kepada konsumen. apalagi konsumen yang sangat bergantung pada suplai listrik dari pln.

padahal jika kami telat membayar biaya bulanan pasti didenda. lalu feedback apa yang diberikan jika pln merugikan konsumennya? seperti halnya yang menimpa rumah sakit kami. secara otomatis, kerugian material pastilah amat dirasakan. apalagi kerugian immaterial.

secara otomatis, layanan terhadap pasien yang membutuhkan alat tersebut jadi terkendala. yang dampaknya adalah berkurangnya penilaian positif terhadap kinerja rumah sakit secara keseluruhan. mungkin yang kami tulis ini sudah menjadi hal yan telah dimahfumkan. toh kejadian seperti ini tidak hanya sekali atau dua kali. namun demikian, apakah hal seperti itu masih saja ‘dipelihara’.

perusahaan yang selalu dikejar dengan target untuk. sementara konsumen ‘buntung’ dengan segala cara yang ditempuh untuk perusahaan tersebut dalam memperoleh untung. kami cuma bisa berharap. semoga ke depannya, manajemen pln lebih memiliki ‘nurani’ sehingga bisa merasakan kesedihan yang dialami konsumennya atas ketidakprofesionalan layananannya.

One Comment
  1. emifa permalink
    28/12/2009 8:10 am

    Tiada Kata yang bisa saya ucapkan selain INNALLAHA MA’AS SOBIRIN…. semoga Allah memberikan ganti dengan ganti yang lebih baik….

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: